Teknik Penulisan TA/Skripsi

Penomoran bab dan subbab ada yang berbentuk tradisional
dengan susunan :
I. Bagian Utama
A. Subbagian Tingkat Pertama
__1. Subbagian Tingkat Kedua
____a. Subbagian Tingkat Ketiga
______1) Subbagian Tingkat Keempat, dst.
Yang berbentuk desimal (tidak efisien):
1. Bagian Utama
__1.1. Subbagian Tingkat Pertama
_____1.1.1. Subbagian Tingkat Kedua
_________1.1.1.1. Subbagian Tingkat Ketiga
_______________1.1.1.1.1 Subbagian Tingkat Keempat, dst.
Ketidakefisienan marjin kiri dapat diperbaiki dengan menempatkan angka
desimal sesuai nilainya :
1. Bagian Utama
1.1. Subbagian Tingkat Pertama
1.1.1. Subbagian Tingkat Kedua
1.1.1.1. Subbagian Tingkat Ketiga
1.1.1.1.1 Subbagian Tingkat Keempat, dst

Iklan

Nilai JST

Nilai JST

No.

NIM

Nama

Nilai MK

1

080511030 ABDUL GONI B

2

080511037 AGUS EMAN SEPTIYAWAN A

3

080511038 AHMAD ALI AKBAR ADIKORA D

4

080511041 ALAN LUTFI D

5

080511012 ANJAR PAMUNGKAS A

6

080511026 ANNA YUNIARSIH UTOMO B

7

081511024 DEDE ISMAIL ILYAS SIROJUDDI A

8

080511044 DEDEN FIRMAN TAUFIK D

9

080511042 DUDY JASAKTI A

10

080511006 HARI SEPTIANDY B

11

080511040 MUNARDI B

12

080510020 NUR CHOLIS RONY PRATAMA C

13

080511027 PUSPA RATNA PURI B

14

080511019 ROZIKIN B

15

080511023 SITI MAULIA SARTIKA B

16

080511014 SUPARNO ANGGA PRIYANA A

17

080511043 ILHAM INSAN NURAHMAN B

18

080511051 ARIEF RACHMAN HAKIM C

19

080511021 REZA AFRIA NOFIAN B

20

080511029 HANUM HIJRAH ASMARANI B

21

080511036 LUKMAN HERMADI B

 

Jadwal Praktikum Ibadah

DAFTAR NILAI PRAKTIKU IBADAH

NO

 NIM

 NAMA MAHASISWA

 MUTU

      1

 070511016

 Jefry Assa J.

 A

      2

 070511003

 Yayan Triana

 A

      3

 070511021

 Tati Mustika Mugiarti

 B

      4

 070111034

 Eko Fatturohman

 A

      5

 070511019

 Siti Khaeriyah

 B

      6

 060511056

 Rizallulhaq

 A

      7

 070511042

 Dwi Putra

 A

      8

 070511043

 Moh. Ginanjar

 B

      9

 070511032

 Resti Vyatri

 B

    10

 091511021

 Wawan Mulyanto

 B

    11

 070511013

 Dede Kurniawan

 B

    12

 070511001

 Anton SA

 B

    13

 070511002

 Edwin Wibowo

 A

    14

 070511049

 Eni Suhaeni

 A

    15

 070511009

 Sas Pradika RS

 B

    16

 070511010

 Ari Fradianto

 B

    17

 071511081

 Latifah

 B

    18

 091511107

 Rogi Dwi P.

 B

    19

 070511035

 Aladin

 B

    20

 070510042

 Amar Hediyana

 B

    21

 070511017

 Dedi Handrianto

 A

    22

 070511020

 Hasan Bahrul ILQ

 A

    23

 091511025

 Iyus Susanti

 A

    24

 070511046

 Istiqomah

 B

    25

 070511008

 Imam

 A

    26

 070511006

 Dedi Iswadi

 B

    27

 091511082

 Euis Nurul Asopah

 B

    28

 091511086

 Agus Wahib

 B

    29

 080510025

 Achmad Syahid

 B

    30

 080510033

 Neng Dede Amalia

 B

    31

 080510031

 Ina Maryanti

 A

    32

 080510011

 Aliimudin

 B

    33

 00511007

 Dini Rosmediani

 B

Bagi mereka yang belum lulu maka akan diadakan praktikum ulang pada:

Hari/tanggal  : Minggu, 7 Agustus 2011

Waktu   : Pukul 10.000

Tempat : Auditorium Fak Teknik

ttd

Ketua Program Studi

PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Terkadang kita sering mendapatkan sebuah keputusan yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Apabaila kita renungkan dengan baik, maka segala keputusan akan berakibat baik dan buruk, akan tetapi bagaimana kita dapat menyikapinya. Pengambilan keputusan yang mengandung unsure politik maka akan membuat kita merasa dirugikan. Banyak pemimpin kita bahkan atasan kita sekalipun terkadang dalam mengambil keputusan terlalu lama, sehingga menimbukan ketakutan yang luar biasa yang terkadang tidak dapat dimengerti .

Ada berbagai macam sifat pengambilan keputusan :

1. Bermuatan politik

Apabila seorang pimpinan teralu banyak mengambil keputusan yang beruatan politik maka jangan harap segala apa yang dihasilkannya akan bermuatan politik pula. Oleh karena itu pemimpin seperti ini biasanya bersifat tenang dan dan selalu curiga kepada orang lain.

2. Memakan waktu lama

Keputusan yang diambil terlalu lama untuk diputuskan dikarenakan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hasil keputusan tersebut. Ini merupakan keputusan seorang pimpinan yang telalu banyak memikirkan hal-hal lain sehingga membutuhkan waktu yang begitu lama.

3. Ketakutan

Biasanya pimpinan merasa takut dalam mengabil keputusan adalah pimpinan yang selalu meminta pentunjuk dari atasannya lagi. Pemimpin model ini sangat kurang dalam hal inovatif. Bahkan lebih condong meminta pendapat atasannya dikarenakan takut salah. Apabila tidak memperoleh jawaban biasanya dia menghidar.

4. Berani

Berani tanpa dengan pemikiran dan wawasan yang luas maka sama saja bunuh  diri. Oleh karena itu memang pemimpin harus berani dalam mengambil keputusan walaupun salah, akan tetapi konsekwensinya juga harus dipertimbangkan.

5. Berwawasan

Dalam pengambilan keputusan biasanya banyak dengan mennggunakan metode sehingga hasil keputusannya tiak dapat digaggu gugat. Hasil dari keputusan tersebut terkadang kaku, itu disebabkan karena data yang diterima dan diolah adalah bahan mentah. Keputusan tersebut sangat bergantung dari data yang diperoleh.

6. Cerdas dan Cepat

Ini adalah gabungan dari yang berwawasan dengan yang berani. Dengan menggunakn metode (AHP, WP, SAW dll) maka membutuhkan data yang akurat dan diproses lagi dengan kearifan lokal yang tidak menyimpang jauh dari hasil yang diharapkan. Sehingga hasil tersebut juga dapat dipertanggungjawabkan dengan segala kemungkinannnya dan dapat dikathui oleh publik sehingga tidak menimbulkan efek kecurigaan.

Semoga pemimpin kita dalam memutuskan segala keputusannya tidak berdasarkan materi yang akan diterima atau menguntungkan bagi sebagian golongan maupun dirinya sendiri.

Bangsa kita sudah besar, masalahpun begitu besar, sehingga harus memiliki manusia yang berjiwa besar dalam membangun negara. Pahlawan kita berkorban bukan untuk menjadikan bnagsa ini bangsa yang pengecut, pembudak dan serakah. Akan tetapi menjadi bangsa yang benar-benar MERDEKA….

Terima kasih.